Kisah Hikayat Nabi ISA as Putra Siti Maryam & Burung Merpati Yang Tercipta Dari Tanah Liat - Muhammad Vandestra - Libros - Createspace Independent Publishing Platf - 9781981760183 - 15 de diciembre de 2017
En caso de que portada y título no coincidan, el título será el correcto

Kisah Hikayat Nabi ISA as Putra Siti Maryam & Burung Merpati Yang Tercipta Dari Tanah Liat


Recibe un correo electrónico cuando el artículo esté disponible
¿Tienes un perfil? Iniciar sesión
Recibe notificaciones sobre nuevos lanzamientos de Muhammad Vandestra
Añadir a tu lista de deseos de iMusic

Aún no valorado

Dahulu kala, diriku ini hanyalah sebongkah tanah liat, kemudian dengan kuasa Allah SWT, aku pun menjelma menjadi seekor burung. Dari sebongkah tanah yang tak mampu bergerak banyak, Allah mengizinkanku menjadi seekor burung yang mampu bergerak sendiri, juga terbang bebas ke angkasa luas. Itulah aku. Mungkin beginilah aku akan memperkenalkan diriku kepada dunia. Dengan kuasa Allah SWT, Ia memberikan tanda-tandanya untuk kehadiranku dalam surat cintanya yang berbunyi seperti ini: "Ingatlah, ketika Allah berfirman, "Wahai Isa putra Maryam! Ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu sewaktu Aku menguatkanmu dengan Rohulkudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan setelah dewasa. Dan ingatlah ketika Aku mengajarkan menulis kepadamu, (juga) Hikmah, Taurat dan Injil. Dan ingatlah ketika kamu membentuk dari tanah berupa burung dengan seizin-Ku, kemudian kamu meniupnya, lalu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku." {Al-Maidah (5):110)} Itulah sebenar-benarnya aku sebelum dunia. Sebongkah tanah... Di masa itu, akulah putri tanah. Seorang putri walaupun hanya di kalangan tanah. Lalu aku pun jatuh cinta. Waktu itu ketika Isa, putra Ibunda Siti Maryam, menyentuhku. Ketika aku jatuh cinta, tubuhku yang dibuat dari tanah liat, mulai berubah perlahan-lahan. Bagaimana bisa aku mengungkapkan wangi tanah yang mula-mula ada di langit? Saat itu aku mencoba tenang, dan merasa cukup dengan kehadiranku sebagai sebongkah tanah. Aku sama sekali tidak berani bermimpi, karena tanah memang tidak punya kemampuan bermimpi. Tapi walaupun aku tak bisa bermimpi, aku merasa cukup dengan kehadiranku. Sejarahku sebelum menjadi tanah bumi sudah cukup panjang. Sebelumnya, aku bahkan pernah menjadi bagian dari matahari. Kemudian milyaran tahun berlalu dan aku belum juga jatuh cinta, sehingga bara matahari pun memadam, aku berubah menjadi batuan karang yang akhirnya menjadi bagian sebuah planet yang disebut Bumi, tepatnya di tempat yang kini dikenal orang dengan nama Palestina. Aku ini bagian dari tanah Palestina. Lihatlah seberapa banyak penderitaanku. Ribuan tahun telah berlalu tanpa aku bisa merasa jatuh cinta.

Medios de comunicación Libros     Paperback Book   (Libro con tapa blanda y lomo encolado)
Publicado 15 de diciembre de 2017
ISBN13 9781981760183
Editores Createspace Independent Publishing Platf
Páginas 56
Dimensiones 152 × 229 × 3 mm   ·   86 g
Lengua Indonesian  

Mas por Muhammad Vandestra

Mostrar todo